Samban Macan Durga

Termaharkan...  

Durga दुर्गा adalah shakti Siwa. Betari Durga adalah ibu dari Dewa Kala, Dewa Ganesa, Dewa Kumara (Kartikeya) Ashokasundari. Ia kadang kala disebut Uma atau Parwati. Dewi Durga biasanya digambarkan sebagai seorang wanita cantik berkulit kuning yang mengendarai seekor Macan/harimau. 


Ia memiliki banyak tangan dan memegang banyak tangan dengan posisi mudra, gerak tangan yang sakral. Di Nusantara, Dewi ini cukup dikenal pula. Candi Prambanan di Jawa Tengah, misalkan juga dipersembahkan kepada Dewi ini. Dewi Durga adalah Dewi yang sangat cantik dan pemberani, Beliau juga dikenal sebagai Mahisasura Mardini yang artinya penakluk asura. 





Bagi yang melakukan pemujaan pada dewi ini akan mendapatkan perlindungan dari sang Dewi. Di Indonesia sendiri, tokoh Durga diceritakan di dalam beberapa kitab. Yaitu kitab Sudamala, Sri Tanjung, Ghatotkacasraya, Parthayajna. Dalam Sudamala, diceritakan Durga merupakan perwujudan dari Sri Huma (Dewi Uma), yaitu istri tunggal yang tidak setia. 


Hal itu membuat Durga dikutukoleh Batara Guru, karena telah berbuat serong dengan Hyang Dewa Brahma. Kitab ini menjelaskan Hyang Guru mengutuknya menjadi Durga yang kelak akan bernama Ranini, Dijelaskan juga dia akan memiliki rambut merah, kusut masai, panjang terurai, berperawakan tinggi besar. Memiliki mata seperti matahari,mulutnya seperti guha dan bertaring. Hidungnya lebar (seperti sumur), badan-nya penuh noda dan memiliki langkah yang lebar saat berjalan. 

Dalam cerita ini Durga turun kedunia bukan lah untuk menolong, melainkan untuk menjalani hukuman. Sang sadewalah yang bertindak sebagai perantara melenyapkan semua noda-noda sang dewi.

Tertulis dalam kitab lanjutan dari Sudamala yaitu Sri Tanjung, yang menggambarkan Durga turun ke bumi untuk menolong makhluk (Sidapaksa dan Sri Tanjung) yang sedang kesusahan dan berputus asa. Pada kitab ini juga menyinggung penggambaran Durga yang berambut gimbal/kusut dan bertaring.

Kitab yang ke tiga yaitu Ghatotkacasraya. Daripada kitab – kitab sebelumnya, kitab inilah memiliki gambaran Dewi Durga paling lengkap. Jikapada kitab Jawa kuno lain hanya menggambarkan tentang raut muka Durga saja. Maka pada kitab ini disebutkan juga tentang jumlah tangan dan warna dada dari Durga. Dalam kitab ini, digambarkan Durga bertangan 8, menakutkan, berkepala 3, dadanya berwarna belang, memiliki mata yang melotot, giginya bertaring, memiliki lubang hidup yang besar dan memiliki rambut yang berombak.

Yang terkahir atau pada kitab ke empat hanya menjelaskan Durga sebagai Nalamala yang memiliki 3 kepala dan sangat kuat.Bentuk dari Durga sendiri tidak dijelaskan pada kitab ini. Tercatat dalam beberapa kitab Purana, Durga merupakan wujud sthula dari salah satu aspek sakti yaitu aspek krodha atau raudra. Para sakti memiliki dua aspek yaitu saumya atau sata (tenang, damai) dan aspek krodha atau raudra (menakutkan). 

Dalam pemujaan,kedua aspek dewi tersebut menjelma menjadi dwi yang banyak jumlahnya. Untuk aspek sata menjelma menjadi Parvati (Uma), Gauri, Siva, Kamesvari, Bhuvanesvari dan masih banyak lagi. Sedangkan aspek krodha menjelma menjadi Durga, Kali, Karali Dhumavati dan Bhadrakali. Pengelompokan ini pertama kali dijumpai dalam kitab Vayu Purana 

 #Pusaka #Samban #Macan Wahana Betari Durga disebut juga #mustika dari Macan/harima cukup unik berbentuk bulat serta disekelilingnya tumbuh bulu rambut berwarna hitam terkadang menjadi kemerahan halus bisa dipakai sebagai cincin atau dikalungkan yg penting tersentuh kulit jika ingin untuk proteksi fisik dari berbagai senjata. #wingit #tenget aja wera Durga kadangkala disebut Uma atau Parwati. Pusaka Samban Macan dari Bali sangat Sulit dicari karena Macan sendiri diduga sudah tidak ada di Bali, sehingga tiba-tiba jika muncul Macan yang terdapat Samban pada mulutnya maka disebutlah Macan tersebut adalah dari Dewi Durga. 



Dipercaya dalam Budaya Nusantara:
- Dipercaya dengan membawa saja pusaka manik memedi ini akan selamat aman tentram bahkan tidak terkena #kharma buruk 
- Keselamatan  
- Hanya #Karma baik yang berbuah walaupun seperti itu sebaiknya tetaplah berbuat baik 
- Terhubung dengan Betari Durga 
- Terbukanya Kanda Pat 
- Mendapatkan kesaktian Bhuta Kala jika mau 
- #Bhairawa #Kala #Chakra 
- Orang yg berniat jahat pada anda akan terkena karma buruk 
- Tidak bisa diterawang secara gaib oleh orang lain. Kalaupun ada yg bisa ilmunya sudah sangat tinggi - Tolak Bala 
- Terhindar dari ilmu hitam 
- Jika ada yg santet atau guna-guna maka ilmu tersebut akan berbalik kepada orang yg mengirimkan ilmu hitam tersebut 
- Melindungi seisi rumah tempat mustika ini ditaruh 
- Anda dan sekitar anda tidak terkena musibah 
- Mudah belajar ilmu gaib jika mau 
- #Sekala #niskala 
- #Kawisesan mantra lengkap perkenalan untuk ikatan hanya akan diberitahukan kepada pemahar.

Related product you might see:

Share this product :

Post a Comment

 
Support : Sitemap | Sitemap Atom | Sitemap Feed
Copyright © 2016. Kabbalah Satanic - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger