Tantra Sex Pendant

Rp.690.000  

Tantra se* sebenarnya merupakan praktik spiritual Satanic kuno yang sudah berlangsung 5.000 tahun. Seperti yoga, tantra se* dilakukan dengan tujuan untuk pencerahan, dan melampaui “urusan ranjang” menjadi ke segenap aspek dalam kehidupan kita. 


Dalam pandangan tantra se* menuju orgasme sama dengan kesadaran spiritual. Ketika energi pria (disebut Samael) dan energi wanita (Lilith) menyatu secara seksual, hal ini diyakini sebagai titik pencerahan tertinggi. Kunci dalam tantric se* adalah bernapas. Jika Anda bisa membuat tubuh rileks, dan pikiran Anda dibebaskan dari hal-hal duniawi, “semesta” di dalam diri Anda akan betul-betul hadir. 


Dengan napas, kita bisa menyebarkan energi orgasmik dari chakra ke seluruh tubuh. Sensasi ini dapat mengarah ke koneksi yang lebih dalam dan intim dengan pasangan spiritual. Karena itu, salah jika Anda mengira bahwa tujuan Tantra adalah mencapai orgasme yang hebat. Inti dari Tantra adalah masuk ke dalam momen dan menikmati gelombang sensasi dan membangun Supranatural antara Anda dan pasangan. 


Jika Anda hanya berfokus pada pencapaian orgasme pada puncaknya, Anda akan kehilangan beragam Supranatural Power yang terjadi di dalam tubuh. 


Persetubuhan atau Hubungan Seksual artinya secara prinsip adalah tindakan sanggama yang dilakukan oleh manusia, tetapi dalam arti yang lebih luas juga merujuk pada tindakan-tindakan lain yang sehubungan atau menggantikan tindakan sanggama, jadi lebih dari sekadar merujuk pada pertemuan antar alat kelamin lelaki dan perempuan. 

Persetubuhan mungkin didahului dengan percumbuan yang menyebabkan gairah pada pasangan, menyebabkan penis mengalami ereksi, dan pelumasan alami pada vagina. Untuk memulai sebuah persetubuhan, penis yang telah ereksi dimasukkan ke dalam vagina dan salah satu pasangan atau keduanya menggerakkan pahanya untuk membuat penis bergerak maju dan mundur di dalam vagina dan menghasilkan gesekan, tanpa sama sekali mengeluarkan penis secara penuh. 

Dengan demikian, mereka merangsang diri sendiri maupun pasangannya hingga orgasme dan ejakulasi diperoleh. Penetrasi dengan penis juga dikenal dengan "intromission" atau dengan nama Latin "immissio penis". Istilah "penetrasi" digunakan untuk menggambarkan kondisi dimana alat kelamin pria dimasukkan ke dalam vagina. Hal ini tidak selamanya menjadi ritual yang wajib untuk mencapai kesenangan dan kenikmatan dalam berhubungan seks. 

Aktivitas seksual tanpa melakukan penetrasi biasanya dilakoni oleh kaum remaja dengan cara masturbasi hal ini dilarang jika anda memakai amulet ini untuk meningkatkan kekuatan awal janganlah masturbasi selama 40hari 40malam.

Orgasme berarti pelepasan mendadak ketegangan seksual yang terkumpul, yang mengakibatkan kontraksi otot ritmik di daerah pinggul yang menghasilkan sensasi kenikmatan yang kuat dan diikuti relaksasi yang cepat. Ini biasanya berlangsung untuk beberapa detik. Orgasme sebagian juga merupakan pengalaman psikologis akan kenikmatan dan pelepasan, saat pikiran difokuskan hanya pada sensasi pengalaman pribadi. Orgasme kadang-kadang disebut klimaks atau keluar. 

Dalam riset asli siklus respon seksual manusia, orgasme merupakan tahap yang ketiga dari 4 tahap, terjadi setelah tahap peningkatan dan sebelum fase penyelesaian. Model siklus respon seksual lain yang diterima luas yang dikembangkan oleh Helen Singer Kaplan, MD, PhD. melibatkan hanya 3 tahap: gairah, kesenangan dan orgasme. 

Orgasme berbeda dari satu orang ke orang lain dan bahkan untuk setiap individu pada waktu yang berbeda. Terkadang orgasme merupakan gelombang sensasi yang bergelora dan menakjubkan, sementara yang lainnya lebih ringan, halus dan tidak terlalu kuat. Perbedaan intensitas orgasme dapat disebabkan faktor fisik, seperti kelelahan dan lamanya waktu sejak orgasme terakhir, sekaligus juga faktor psikososial, termasuk suasana hati, keadaan hubungan dengan pasangan, aktivitas, harapan, dan perasaan mengenai pengalaman itu. 

Ada beberapa komponen fisiologis dari orgasme. Pertama, orgasme merupakan respon keseluruhan tubuh, bukan hanya kondisi pinggul. Pola gelombang otak telah menunjukkan perubahan yang nyata selama orgasme terjadi, dan otot-otot pada banyak area tubuh yang berbeda berkontraksi selama tahap respon seksual ini. 

Beberapa orang mengalami kontraksi otot wajah yang tidak disengaja, menghasilkan mimik yang tampak seperti meringis atau ekspresi ketidaknyamanan atau ketidaksenangan, tetapi ini sebenarnya indikasi dari rangsangan seksual yang tinggi. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa area orgasme pada wanita tidak bergantung pada area genital saja melainkan area tubuh pun dapat membuat wanita orgasme bila dirangsang dengan baik.

Ciri fisik yang paling khas dari orgasme adalah sensasi yang ditimbulkan oleh kontraksi ritmik berkelanjutan dari otot pubokoksigeus. Bersamaan dengan kontraksi dari Spinkter anal (otot cincin yang menyempitkan atau meregangkan mulut dubur), rectum dan perineum, rahim dan lapisan luar ke-3 vagina (landasan orgasmik), klitoris tertutup clitoral hood, daerah sekitar kelamin berwarna merah, labium minor berubah warnanya menjadi gelap untuk wanita, dan pembuluh dan otot ejakulatori di sekitar penis untuk pria, ini menyusun refleks orgasme. Beberapa kontraksi pertama kuat dan dekat satu sama lain, terjadi dalam interval sekitar 0,8 detik. 

Sementara orgasme berlanjut, kontraksi akan berkurang baik secara intensitas maupun lamanya, dan terjadi pada interval yang lebih jarang. Walau terdapat perbedaan anatomi antara alat kelamin pria dan wanita, orgasme pada pria dan wanita secara fisiologis dan psikologis, atau subjektif, sangat serupa. 

Sebenarnya, penelitian telah dilakukan dimana para 'ahli' tidak dapat menentukan jenis kelamin dengan pasti saat membaca gambaran orgasme-orgasme yang semua petunjuk anatominya dihilangkan. 

Para wanita telah menjelaskan bahwa sensasi orgasme dimulai dengan perasaan tegang, lalu diikuti dengan cepat oleh perasaan nikmat yang biasanya mulai di klitoris dan menyebar ke pinggul. Alat-alat kelamin sering kali digambarkan menjadi hangat, seperti disetrum atau geli, dan sensasi fisik ini biasanya menyebar melalui beberapa bagian dari tubuh. Kebanyakan wanita juga merasakan kontraksi otot di vagina atau pinggul bawah mereka, sering disebut sebagai 'denyut pinggul'. 

Perasaan subyektif orgasme pada pria telah dilukiskan cukup konsisten sebagai diawali dengan sensasi kehangatan atau tekanan mendalam yang berhubungan dengan 'ejakulasi tak terhindarkan', tahap dimana ejakulasi tak bisa dihentikan. Itu lalu dirasakan sebagai kontraksi nikmat yang tajam dan kuat, yang melibatkan otot pubokoksigeus, sfinkter anal, rektum, perineum dan kemaluan. Beberapa pria melukiskan bagian ini sebagai sensasi pemompa. Akhirnya, aliran hangat cairan atau sensasi 'penembakan' menggambarkan proses sebenarnya aliran semen (cairan sperma) melalui uretra (saluran kencing dalam kemaluan selama ejakulasi). 

Penting untuk diketahui bahwa orgasme dan ejakulasi bukan merupakan kesatuan di peristiwa yang sama. Walau mereka biasanya terjadi bersamaan, seorang pria dapat mencapai orgasme tanpa berejakulasi Perbedaan utama antara fase orgasmik wanita dan pria adalah jauh lebih banyak wanita daripada pria yang memiliki kemampuan fisik untuk mencapai satu atau lebih orgasme tambahan dalam waktu singkat tanpa jatuh di bawah tingkat kenaikan gairah seksual. 

Mengalami orgasme berulang tergantung pada rangsangan dan minat seksual berkelanjutan. Karena semuanya ini tidak terjadi setiap kali bagi kebanyakan wanita, orgasme berulang tidak terjadi pada setiap hubungan seksual. 

Di sisi lain, saat berlangsungnya ejakulasi, pria memasuki tahap pemulihan yang disebut periode refraktori (pembelokan/pembubaran). Selama waktu ini, orgasme atau ejakulasi lebih lanjut secara fisik tidak mungkin. Namun, beberapa pria bisa belajar mendapat orgasme tanpa berejakulasi, dengan begitu menjadikannya mungkin untuk mengalami orgasme berulang. 

Ada empat tipe orgasme (Bless4Orgasme) 4 kenikmatan Neraka yang dikenali, yaitu: 
Orgasme klitoral. Pada masa lalu, kita tidak tahu bahwa wanita butuh stimulasi klitoris agar mencapai orgasme. Sekarang, rangsangan atas organ ini sering kali digunakan agar wanita mencapai orgasme.

Orgasme vaginal. Tipe ini melibatkan area yang disebut G-spot dan bagian-bagian sensitif lainnya yang berada di dalam vagina. Orgasme ini sangat berbeda dan secara fisik bisa terasa makin intens tergantung kemampuan pasangan memainkan perannya. Tapi yang jelas, saat Anda mencapainya, energi Anda bukannya menurun, malahan meningkat. 

Orgasme multipel. Saat satu ronde hubungan seksual berlangsung Anda mendapatkan dan merasai puncak-puncak kenikmatan (orgasme) beberapa kali seperti untaian mutiara yang berjejer, itulah yang disebut multipel orgasme. Orgasme seluruh tubuh. Memang sangat jarang dialami sebagian besar wanita namun dengan latihan yang tepat, wanita atau bahkan pria dapat merasakannya. 

Magick yang dipercaya :
∆ Pengasihan dan Pemikat Lawan Jenis 
∆ Mempesona di mata orang yg melihat 
∆ Memperbaiki Hubungan dengan Pasangan, 
∆ Hubungan Semakin Intim dan Harmonis 
∆ Kekuatan Kharisma, Percaya Diri Dengan kuat 
∆ Kerejekian 
∆ Memperkuat Cakra Sex

Harap dipakai juga ketika berhubungan se* agar memperkuat energi mustika.

Warning!!! 21tahun Keatas

Related product you might see:

Share this product :

Post a Comment

 
Support : Sitemap | Sitemap Atom | Sitemap Feed
Copyright © 2016. Kabbalah Satanic - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger