Mustika Kelor Moringathra

Rp. 1.888.000

Mustika Kelor Moringathra merupakan sebuah mustika yang dipercaya memiliki hubungan dengan pohon kelor keramat di kawasan Kalasrengga. Pada permukaan batu terdapat gambaran alami yang menyerupai wujud manifestasi suatu spirit, sehingga mustika ini juga dikenal dengan sebutan Akar Jagad.


Bentuk pada permukaan batu tersebut terlihat seperti sosok yang menyatu dengan alam. Bagi sebagian orang, gambaran tersebut dapat dipandang sebagai pola alami yang terbentuk pada permukaan batu. Namun dalam kepercayaan spiritual, wujud tersebut dipercaya sebagai manifestasi dari spirit penjaga alam yang berhubungan dengan pohon kelor tempat mustika ini ditemukan.

Ukuran mustika kurang lebih sesuai untuk dijadikan mata cincin maupun liontin, atau dapat pula dibawa secara langsung sebagai benda pusaka pribadi.

Kelor merupakan salah satu jenis pohon yang telah lama dikenal oleh masyarakat Nusantara. Selain dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, pohon tertentu dalam tradisi masyarakat juga dapat memperoleh kedudukan khusus apabila dianggap memiliki keunikan atau berada di kawasan yang dikeramatkan.

Begitu pula dengan pohon kelor yang berada di kawasan Kalasrengga.

Dari sinilah muncul cerita mengenai keberadaan spirit penjaga alam yang dipercaya berhubungan dengan pohon tersebut.

Di daerah Kalasrengga, terdapat sebuah pohon kelor yang menurut cerita telah lama dibiarkan hidup dan tidak pernah ditebang. Bahkan, pohon tersebut dipercaya tidak pernah menjadi sasaran sambaran petir.
Masyarakat yang mempercayai kisah tersebut kemudian menganggap bahwa terdapat sesuatu yang menjaga keberadaan pohon tersebut.
Spirit penjaga alam tersebut digambarkan memiliki wujud yang sangat menyatu dengan pohon. Tubuhnya seolah merupakan bagian dari akar dan batang pohon yang masih hidup. Wajahnya muncul dari serat kayu tua, sementara kedua matanya digambarkan bercahaya seperti cahaya kecil yang terlihat di tengah hutan yang gelap.

Wujud tersebut kemudian menjadi gambaran yang dikaitkan dengan Moringathra, sosok spirit yang dipercaya menjaga kawasan tersebut.

Mustika yang ini diperoleh dari pohon kelor tersebut.

Dalam tradisi mistik Nusantara, pohon tua dan tempat-tempat tertentu terkadang dipercaya memiliki hubungan dengan keberadaan penjaga alam.

Kepercayaan tersebut melahirkan berbagai kisah mengenai makhluk atau spirit yang dianggap menjaga hutan, mata air, gunung, pohon tua, maupun tempat-tempat yang dianggap memiliki nilai keramat.

Pada Mustika Kelor Moringathra, hubungan tersebut digambarkan melalui sosok yang tubuhnya menyatu dengan akar dan batang pohon.

Karena itulah muncul pula sebutan Akar Jagad.

Akar dapat dimaknai sebagai sesuatu yang menghubungkan kehidupan dengan bumi, sementara batang merupakan lambang keteguhan dan keberlangsungan kehidupan. Wajah yang muncul dari serat kayu tua kemudian dipandang sebagai gambaran simbolis mengenai keberadaan spirit yang dipercaya hidup berdampingan dengan alam.

Mustika ini didapatkan dari pohon kelor yang berada di kawasan keramat Kalasrengga.

Untuk jenis materialnya, diduga merupakan material fosil kelor, berdasarkan tempat dan kisah mengenai penemuannya. Namun, tanpa pemeriksaan laboratorium, jenis material batu tersebut tidak dapat dipastikan secara ilmiah.

Keunikan utamanya terdapat pada permukaan batu, di mana terlihat gambaran yang menyerupai wajah atau sosok tertentu.

Jika dilihat sebagai benda alam, gambaran tersebut dapat dianggap sebagai pola alami pada material batu. Akan tetapi, menurut kepercayaan spiritual yang menyertai benda ini, gambaran tersebut dipercaya merupakan manifestasi spirit Moringathra, penjaga alam yang berhubungan dengan pohon kelor tersebut.

Dipercaya secara spiritual, Mustika Kelor Moringathra memiliki berbagai khasiat yang berkaitan dengan perlindungan, pembersihan energi, dan hubungan dengan dunia spiritual.

Beberapa khasiat yang dikaitkan dengan mustika ini antara lain:

* Proteksi tingkat tinggi, dipercaya memberikan perlindungan spiritual kepada pemiliknya.

* Membalikkan ilmu hitam, seperti santet, pelet, susuk, dan sejenisnya kepada orang yang dipercaya melakukan serangan.

* Spirit penjaga, dipercaya memiliki hubungan dengan spirit penjaga alam yang memberikan perlindungan.

* Mengusir roh jahat, menurut kepercayaan spiritual yang menyertainya.

* Menghilangkan santet atau guna-guna, sebagai bagian dari kepercayaan mengenai fungsi perlindungan mustika.

* Membersihkan aura atau energi buruk di tubuh, sehingga dipercaya dapat membantu membersihkan energi yang dianggap negatif.

Menyadari kehadiran makhluk halus, dipercaya dapat meningkatkan kepekaan seseorang terhadap keberadaan makhluk spiritual.

* Menetralkan energi yang dianggap angker, terutama ketika berada di tempat yang dipercaya memiliki energi atau suasana tertentu.

* Membersihkan rumah dari energi negatif, sehingga rumah dipercaya menjadi lebih bersih secara spiritual.

* Mengharmoniskan aura lingkungan, dipercaya membantu menciptakan suasana lingkungan yang lebih selaras.

Seluruh khasiat tersebut merupakan kepercayaan spiritual yang dikaitkan dengan mustika ini, bukan klaim medis kedokteran ataupun fakta ilmiah dari Profesor.

Salah satu hal yang membuat Mustika Kelor Moringathra menarik adalah gambaran spirit yang terdapat pada permukaan batunya.

Dalam kisah yang menyertainya, Moringathra bukan digambarkan sebagai sosok yang terpisah dari alam, melainkan sebagai spirit yang tubuhnya menyatu dengan akar dan batang pohon.

Wajah yang muncul dari serat kayu tua serta gambaran mata yang bercahaya menjadikan sosok tersebut memiliki karakter yang cukup kuat sebagai simbol penjaga alam.

Karena itulah mustika ini dipercaya memiliki special magick sebagai pusaka penjaga, terutama berkaitan dengan perlindungan, pembersihan energi, dan kepekaan terhadap keberadaan makhluk halus.

Sebutan Akar Jagad juga memberikan makna tersendiri, yaitu sesuatu yang dipercaya memiliki hubungan dengan akar kehidupan dan kekuatan alam.

Mustika Kelor Moringathra dapat digunakan sebagai mata cincin, dijadikan liontin, maupun cukup dibawa secara langsung.

bonus ikatan cincin.

Apabila di kemudian hari pemilik merasa model ikatan cincin tersebut kurang cocok, ikatannya dapat diganti dengan model lain sesuai selera. Penggantian ikatan tersebut tidak perlu mengubah bentuk maupun ukuran batu.

Bagi yang tidak ingin menggunakannya sebagai cincin, mustika dapat dibawa secara langsung ataupun dibuat menjadi liontin.

Mustika Kelor Moringathra bukan hanya mengenai sebuah batu dengan gambaran unik pada permukaannya. Di baliknya terdapat kisah mengenai sebuah pohon kelor tua di Kalasrengga yang dipercaya tidak pernah ditebang dan tidak pernah tersambar petir.

Dari pohon tersebut kemudian berkembang cerita mengenai sosok penjaga alam yang tubuhnya menyatu dengan akar dan batang, wajahnya muncul dari serat kayu tua, dan matanya dipercaya bercahaya di tengah gelapnya hutan.

Bagi yang melihatnya sebagai fenomena alam, gambaran pada batu tersebut dapat menjadi salah satu keunikan alami yang membuatnya menarik sebagai objek koleksi. Namun bagi yang mempercayai sisi spiritualnya, gambaran tersebut diyakini sebagai manifestasi Moringathra, Akar Jagad, spirit penjaga alam yang dikaitkan dengan pohon kelor keramat tersebut.

Pada akhirnya, apakah wujud pada batu tersebut merupakan sekadar hasil proses alam atau benar-benar memiliki makna spiritual sebagaimana kisah yang menyertainya, kembali kepada keyakinan masing-masing.

Yang jelas, Mustika Kelor Moringathra menyimpan sebuah kisah tentang batu, pohon, alam, dan kepercayaan terhadap sesuatu yang dipercaya hidup berdampingan dengan manusia.

Garansi Mustika Alami natural Supranatural jika ternyata sintetik buatan pabrik maka mahar kembali!


Related product you might see:

Share this product :

Post a Comment

 
Support : Sitemap | Sitemap Atom | Sitemap Feed
Copyright © 2016-2022. Kabbalah Satanic - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger